Perkemahan Wirakarya 2025 Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Desa Jenggrong
Perkemahan Wirakarya Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, yang dibuka pada Rabu (18/6) membawa dampak sosial yang sangat dirasakan oleh masyarakat setempat.
Kegiatan yang digelar oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur berkolaborasi dengan Kwartir Cabang Lumajang ini tak hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga sarana untuk menghadirkan perubahan nyata melalui kegiatan bakti sosial, termasuk pemugaran lima rumah warga dengan kondisi kondisi tidak layak huni.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Pramuka yang terlibat atas aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Bantuan pemugaran rumah ini merupakan kebahagiaan besar bagi kami. Terima kasih kepada Pramuka Jawa Timur dan seluruh panitia yang telah peduli terhadap masyarakat Desa Jenggrong,” ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah.
Lima warga yang menerima bantuan tersebut adalah Ibu Marti’a dan Bapak Mangsir dari Dusun Baka Utara, Bapak Sahir dari Dusun Tanah Gatel, serta Bapak Kurniawan dan Ibu Eti dari Dusun Krajan. Rumah-rumah mereka diperbaiki secara bergotong royong oleh peserta Pramuka dengan dukungan masyarakat sekitar. Proses ini tidak hanya memperbaiki kondisi tempat tinggal, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar renovasi fisik, kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa gotong royong dan solidaritas sosial masih tumbuh subur di tengah masyarakat. Warga menyambut peserta Pramuka dengan penuh antusias, banyak yang ikut menyumbangkan tenaga, makanan, air bersih, bahkan rumah untuk ditinggali para peserta selama kegiatan berlangsung.
Bunda Indah juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya tanggung jawab Pramuka semata atau Pemerintah Kabupaten Lumajang tetapi merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini bukan milik Pramuka saja, tapi milik kita semua. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini untuk membangun desa secara nyata,” pungkasnya.