12 Anggota Pramuka Lumajang Ini Akan Jadi Petugas Upacara Hari Pramuka ke-65
Sebanyak 12 anggota Pramuka dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Lumajang dinyatakan lolos seleksi dan dipercaya menjadi petugas dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Keduabelas anggota Pramuka tersebut sebelumnya mengikuti seleksi calon petugas yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026, bertempat di SMP Negeri 4 Lumajang. Seleksi dilakukan untuk memilih anggota Pramuka yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan dalam menjalankan tugas upacara.
Ketua Pelaksana, Kak Patria Dwi Hastiadi, mengatakan, keterlibatan anggota Pramuka sebagai petugas upacara menjadi kesempatan penting bagi mereka untuk belajar sekaligus menunjukkan kemampuan yang telah dimiliki.
“Mereka tidak hanya kita pilih karena kemampuan teknisnya, tetapi juga karena kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian dan kesiapan mereka. Ini menjadi bagian dari proses pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi anggota Pramuka,” ujar Kak Patria.
Ia berharap para petugas yang telah terpilih dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta mempersiapkan diri secara maksimal menjelang pelaksanaan upacara.
Dari hasil seleksi, Nadira Azarin Marsha Linda dari SMAN 2 Lumajang dan Hanifa Mufidatun Nuha dari MA Putri Nurul Masyitthah dipercaya sebagai pemimpin apel. Tugas pembawa acara dipercayakan kepada Riyatul Rahmawati dari SMAN 2 Lumajang dan Najwah Imanona Putri Fahmi dari MA Putri Nurul Masyitthah.
Selanjutnya, Nabila Cahya Amelya dari SMPN 1 Lumajang dan Dinda Winari Anugrah Septyani dari SMPN 3 Lumajang bertugas sebagai pengucap Pancasila. Untuk pengucap UUD, tugas tersebut diemban Tasya Juwita dari SMPN 1 Senduro dan Lintang Cahyani dari SMPN 1 Lumajang.
Sementara itu, Dinda Dwi Nanda Arifin dari SMPN 1 Randuagung dan Renia Sheli Septiana dari SMPN 2 Klakah dipercaya sebagai pengucap Dasa Dharma. Adapun tugas pembaca doa akan dilaksanakan oleh Faza Uwais dari SD Quba dan Nayla Rohmah Ramadhani dari MI Nurul Islam Kota Lumajang.
Kak Patria menambahkan, momentum Hari Pramuka bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat pentingnya pembinaan generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, gotong royong, tanggung jawab, kepemimpinan dan pengabdian.
“Harapannya, dari kegiatan seperti ini lahir generasi muda Lumajang yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.